Kamis, 02 April 2015

AKU




kalau sampai waktuku

ku mau tak seorang kan merayu

tidak juga kau

tak perlu sedu sedan itu

aku ini binatang jalang

dari kumpulannya terbuang

biar peluru menembus kulitku

aku tetap merajang menerjang

luka dan bisa kubawa berlari

berlari

hingga hilang pedih perih

dan aku akan lebih tidak peduli

aku mau hidup seribu tahun lagi

( Kerikil Tajam, 1946 )