Rabu, 15 April 2015

Hati-Hati Memilih Sahabat



“Janganlah engkau bersahabat dengan orang yang keadaannya tidak membangkitkan semangatmu, dan pembicaraannya tidak membimbingmu ke jalan Allah.”

Penjelasan :

Sahabat sering dianggap sebagai cerminan dari seseorang. Bahkan kita bisa menyimpulkan sosok seseorang dari melihat dengan siapa saja orang itu bersahabat. Oleh karena itu, Syaikh Ibn ‘Atha’illah berpesan, berhati-hatilah di dalam memilih sahabat. Sebab, sosok sahabat mampu mengawal kita menuju keridhaan Allah. Namun dia juga sanggup menggiring kita menuju jurang kehancuran dan kesia-siaan, serta murka-Nya.

Syaikh Ibn ‘Atha’illah menasehatkan pula,
“Boleh jadi engkau berbuat buruk, tetapi tampak olehmu sebagai kebaikan lantaran engkau bersahabat dengan orang yang tingkah lakunya lebih buruk darimu.”

Penjelasan :

Bersahabat dengan orang yang lebih rendah akhlak maupun imannya sangatlah berbahaya. Sebab, di dalam sebuah persahabatan ada sikap saling mempengaruhi, hingga akan sulit untuk mendapatkan manfaat darinya karena tidak berimbangnya posisi yang ada. Dan, fungsi koreksi akan berhenti, atau timpang pada salah satu pihak saja. Maka, selektiflah dalam memilih siapa yang akan Anda jadikan sebagai sahabat.

Sumber

https://ruangmakna.wordpress.com/2011/09/02/hati-hati-memilih-sahabat/