Jumat, 27 Maret 2015

Kepada Kaum Mistik

I

Engkau mencari Tuhanmu di malam kelam

Bila sepi mati seluruh bumi

Bila kabur menyatu segala warna

Bila umat manusia nyenyak terhenyak

Dalam tilam, lelah lelap.

Tahulah aku, Tuhanmu Tuhan diam kesunyian!



Tetapi aku bertemu Tuhanku di siang-terang

Bila dunia ramai bergerak

Bila suara memenuhi udara

Bila nyata segala warna

Bila manusia sibuk bekerja

Hati jaga, mata terbuka

Sebab Tuhanku Tuhan segala gerak dan kerja



Aku berbisik dengan Tuhanku

dalam kembang bergirang rona

Aku mendengar suara Tuhanku

dalam deru mesin terbang diatas kepalaku

Aku melihat Tuhanku

dalam keringat ngalir orang sungguh bekerja



II

Berderis decis jelas tangkas

Tangan ringan tukang pangkas

Menggunting ujung rambutku

Jatuh gugur bercampur debu



Aku melihat Tuhanku Akbar

Ujung rambut di tanah terbabar

Teman, aku gila katamu?

Wahai, kasihan aku melihatmu



Mempunyai mata, tiada bermata

Dapat melihat, tak pandai melihat

Sebab beta melihat Tuhan di mana-mana

Diujung kuku yang gugur digunting

Pada selapa kering yang gugur ke tanah

Pada matahari yang panas membakar

19 Okt 1937 Sutan Takdir