Senin, 30 Maret 2015

Nasehat Sayyidina Ali bin Abi Thalib KW

Assalamualaikum agan-agan semua
Sore-sore gini enaknya ngopi ya gan. Hehe.
Sambil menikmati secangkir kopi panas, ada kiriman di BBm ane dari seorang Habib.
Tentang kriteria siapa itu ahli dunia dan siapa ahli akhirat.



سأل رجل إلى سيدنا علي بن ابي طالب كرم الله وجهه ،كيف يعرف الانسانا هل هو من أهل الدنيا ام أهل الآخرة؟؟

فقال إمام علي كرم الله وجهه : إن دخل عليك ممن يعطيك شيئا ودخل عليك ممن يأخذ منك شيئا. ..

 فإن فرحت بمن أعطاك أكثر من فرحك بمن أخد منك فأنت من اهل الدنيا....
 و إن فرحت بمن أخد منك أكثر بمن أعطاك فأنت من أهل الآخرة. ...

Seseorang bertanya kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib Karramallahu Wajhah...
Bagaimana mengetahui seorang manusia itu termasuk golongan ahli dunia (pecinta dunia) atau golongan ahli akhirat??

Lalu Sayyidina Ali menjawab :
Hal itu bisa diketahui bila ada seseorang datang kepadamu memberikan sesuatu dan juga orang datang kepadamu untuk mengambil sesuatu milikmu.

Apabila kau sangat senang dengan pemberian orang kepadamu dibandingkan senangmu kepada org yg mengambil hartamu maka ketahuilah kau termasuk golongan orang pecinta dunia (ahli dunia)

Apabila engkau lebih senang dengan orang yang mengambil hartamu dibandingkan dengan orang yang memberikan harta ataupun sesuatu itu maka ketahuilah engkau termasuk golongan ahli akhirat

Insya Allah bermanfaat untuk menjawab diri kita selama ini ada didalam golongan yg mana...

Sesungguhnya golongan yg pertama ini akan merugi dengan serugi-ruginya kelak di akhiratnya bila tidak memanfaatkan yang ia miliki di jalan Allah dengan beramal shalih..

Dan golongan yg kedua adalah golongan orang yang beruntung karena membelanjakan hartanya dijalan allah dan menjadi penyelamat kelak baginya seluruh hartanya yang di dapat dengan halal dan di bagikan kepada yg membutuhkan..

Nabi Muhammad SAW bersabda

حب الدنيا رأس كل خطيئة

"Cinta dunia adalah sumber segala kerusakan."

Penjelasan yang ane pahami adalah, bahwa ketika hati kita merasakan kepuasan dan kebahagiaan ketika memberi, menyumbang, atau membantu saudara kita yang kurang mampu, atau pondok pesantren yang memperjuangkan agama. Atau lembaga kemanusiaan lain di dunia... Maka kita masuk golongan orang pecinta akhirat.